Mutiara Laut Selatanuntuk pasar dunia
ASBUMI menyatukan pembudidaya mutiara Indonesia dalam satu standar mutu, keberlanjutan laut, dan akses pasar global, menghadirkan South Sea Pearl terbaik bagi pembeli dan mitra di seluruh dunia.
Pasokan mutiara laut selatan dunia
Bengen dkk., Mutiara Laut Selatan Penghela Ekonomi Biru Kepulauan Nusantara
Juta USD nilai ekspor mutiara 2023
Data KKP, dikutip dalam kajian Akhmad Fauzi
Provinsi sentra budidaya
Peta sebaran ASBUMI, 2023
Perusahaan anggota aktif
Tabel 1 data ASBUMI, dalam Bengen dkk.
Sumber: KKP, OEC, dan data ASBUMI 2023.
Kerang mutiara dan kerang konsumsi dua usaha yang berbeda
Keduanya kerang, keduanya menyaring makanan dari air laut. Yang membedakan bukan hewannya saja, melainkan apa yang dipanen, berapa lama menunggu, dan bagaimana hasilnya dinilai.
Kerang mutiara
Pinctada maxima
- Yang dipanen: mutiara, lapisan nakre yang dibentuk tiram di sekeliling inti. Dagingnya bukan tujuan.
- Waktu tunggu: dua sampai empat tahun setelah penyisipan inti, dan tidak ada cara mempercepatnya.
- Cara kerja: tiap tiram ditangani satu per satu, dari penyisipan inti sampai pembersihan berkala.
- Cara dinilai: kilau, bentuk, ukuran, warna, kebersihan permukaan, dan tebal nakre. Satu butir bisa berbeda jauh nilainya dari butir sebelahnya.
Kerang konsumsi
Kerang hijau, kerang dara, tiram konsumsi
- Yang dipanen: dagingnya, sebagai bahan pangan.
- Waktu tunggu: hitungan bulan, sekali panen habis satu rumpun.
- Cara kerja: ditanam dan dipanen dalam kelompok besar, bukan per individu.
- Cara dinilai: bobot, ukuran, dan kesegaran. Hasil satu rumpun relatif seragam.
Persamaannya justru yang paling penting bagi laut: keduanya hidup dari apa yang ada di air, sehingga keduanya menuntut perairan yang bersih. Bedanya, kegagalan pada kerang konsumsi ketahuan dalam satu musim, sedangkan pada mutiara baru terlihat setelah bertahun-tahun.

Wadah resmi pelaku usaha mutiara Indonesia
ASBUMI (Asosiasi Budidaya Mutiara Indonesia) adalah wadah bagi pelaku usaha budidaya mutiara di Indonesia yang berfokus pada pengembangan dan pelestarian mutiara laut selatan (South Sea Pearl).
Organisasi ini berdiri untuk memajukan pasar mutiara nasional. Bersama pemerintah, pelaku usaha, serta pemerhati mutiara di dalam dan luar negeri, ASBUMI membawa visi melestarikan laut dan menguatkan usaha mutiara Indonesia.
- Mempromosikan budidaya mutiara yang bertanggung jawab
- Mendorong grading dan standar kualitas mutiara
- Menghubungkan mutiara dengan ekonomi biru
Mutiara tidak tumbuh dari satu pihak saja
Pengembangan mutiara nasional bertumpu pada empat pemangku kepentingan. Yang di bawah ini adalah peran masing-masing, bukan janji ASBUMI atas nama mereka.

Pemerintah
Sedang diupayakanPengakuan resmi terhadap asosiasi, serta fasilitasi promosi mutiara Indonesia di dalam dan luar negeri.

Pembudidaya & pengusaha
BerjalanMenjalankan budidaya kerang mutiara secara profesional, dari pembenihan sampai panen dan penilaian mutu.

Masyarakat
Fokus edukasiMengenal mutiara laut selatan dan membedakannya dari mutiara air tawar, sehingga tumbuh preferensi pada mutiara Indonesia.

Perguruan tinggi & lembaga riset
Penjajakan kerja sama dengan IPB dan BRINRiset pembenihan, perbaikan induk kerang, dan penanganan penyakit, sekaligus menarik minat generasi muda pada budidaya kelautan.
Empat belas provinsi, satu untaian
Sentra budidaya mutiara laut selatan membentang dari Sumatera hingga Papua, mengikuti perairan yang masih bersih. Urutannya barat ke timur, seperti untaian yang dironce sepanjang khatulistiwa.
Nusa Tenggara Barat
Perairan yang paling banyak menghasilkan mutiara laut selatan. Lombok dikenal sebagai Pulau Mutiara.
Sebaran lokasi budidaya menurut data ASBUMI 2023 · urutan barat ke timur
Enam parameter, satu penilaian ISSP
Indonesia South Sea Pearl (ISSP) adalah sebutan kualitas untuk mutiara yang tumbuh di perairan Indonesia. Setiap butir dinilai terhadap enam parameter yang sama, sehingga pembeli dan pelaku industri dapat membaca tingkat mutunya tanpa menebak.
Kilau
Pantulan dalam yang lahir dari lapisan nacre tersusun rapi
Ukuran
Umumnya 10–15 mm, ukuran yang membuat mutiara laut selatan dikenal
Bentuk
Dari round sempurna hingga baroque yang bernilai justru karena keunikannya
Warna
Putih, perak, hingga emas alami dari tiram berbibir emas
Permukaan
Kebersihan permukaan dari noda, bintik, dan cekungan
Ketebalan nacre
Lapisan yang menentukan daya tahan sekaligus kedalaman kilau
Indonesia Quality Pearl Label
Mutiara yang memenuhi kriteria ISSP memperoleh IQPL, sertifikasi resmi yang menandai bahwa sebutir mutiara benar-benar Mutiara Laut Selatan Indonesia dengan mutu terbaik. Label ini bukan alat pemasaran semata, melainkan jaminan bahwa nilai yang dibayar pembeli memang ada pada butirnya.
Keindahan dari laut Indonesia
Dari perairan jernih hingga mahakarya mutiara.




Mari berbisnis mutiara bersama ASBUMI
Untuk pembeli, eksportir, rumah perhiasan, dan mitra institusi. Terhubung dengan jaringan pembudidaya mutiara tepercaya di Indonesia.
Pembeli & Importir
Akses pasokan South Sea Pearl langsung dari sumber budidaya tepercaya.
Brand Perhiasan
Mitra bahan baku mutiara premium dengan standar mutu terjaga.
Pembudidaya
Bergabung menjadi anggota, perkuat posisi tawar dan akses pasar.
Mulai percakapan
Tim kami siap membantu kebutuhan dagang dan kemitraan Anda.

