Mutiara Laut Selatan

Sebutir mutiara adalah empat tahun kesabaran

Mutiara laut selatan tumbuh di dalam tiram Pinctada maxima, kerang terbesar penghasil mutiara di dunia. Ia tidak bisa dipercepat, tidak bisa diberi pakan, dan tidak bisa dipaksa.

Tiram yang menentukan warnanya

Pinctada maxima terbagi dua galur. Yang bertepi perak menghasilkan mutiara putih hingga keperakan; yang bertepi emas menghasilkan warna emas alami yang menjadi kekhasan Indonesia. Warna itu ditentukan tepi mantel tiramnya, bukan oleh perlakuan apa pun sesudah panen.

Cangkangnya mencapai 20 sampai 25 sentimeter dalam dua hingga tiga tahun, siap disisipi inti.

Air yang tidak bisa ditawar

Tiram mutiara hanya tumbuh baik pada suhu 27 sampai 30 derajat, air jernih berplankton cukup, dan arus lembut yang mengalirkan nutrisi tanpa membuatnya stres. Tidak ada pakan buatan yang bisa menggantikan itu. Karena itu lokasi budidaya selalu dipilih jauh dari pencemaran.

01Siklus yang tidak bisa dipercepat
01Benih

Spat dikumpulkan dari alam atau dihasilkan di hatchery. Ketersediaan induk unggul menentukan segalanya sejak titik ini.

02Pembesaran2–3 tahun

Tiram digantung dalam panel jaring dari rakit apung, dibersihkan berkala dari biofouling, sampai cangkangnya mencapai 20–25 cm.

03Nukleasi

Inti dari cangkang dan sepotong jaringan mantel disisipkan lewat prosedur bedah. Keterampilan teknisi pada tahap ini menentukan apakah butirnya nanti bernilai.

04Pengendapan nacre2–4 tahun

Tiram melapisi inti dengan nacre, lapis demi lapis. Tidak ada cara mempercepatnya; yang bisa dilakukan hanya menjaga air dan kesehatan tiramnya.

05Panen

Mutiara diambil, dicuci, disortir, dan dinilai. Sebagian besar pembudidaya baru memperoleh keuntungan pada panen kedua atau ketiga.

Panen pertama baru dapat dilakukan setelah dua hingga empat tahun, dan sebagian besar pembudidaya baru memperoleh keuntungan pada panen kedua atau ketiga.

Kenapa mutu menentukan segalanya

Hanya 5 sampai 10 persen mutiara yang dihasilkan berkualitas permata tinggi. Dari sedikit butir itulah sekitar 90 persen keuntungan budidaya datang. Mutiara bermutu rata-rata umumnya hanya menutup biaya produksinya, dan yang terendah menjualnya justru merugi. Itu sebabnya perhatian pada setiap tahap, termasuk keterampilan teknisi nukleasi, bukan soal kesempurnaan melainkan soal bertahan.

5–10%

berkualitas permata

90%

dari keuntungan datang dari butir itu

02Standar Kualitas

Enam parameter, satu penilaian ISSP

Indonesia South Sea Pearl (ISSP) adalah sebutan kualitas untuk mutiara yang tumbuh di perairan Indonesia. Setiap butir dinilai terhadap enam parameter yang sama, sehingga pembeli dan pelaku industri dapat membaca tingkat mutunya tanpa menebak.

01

Kilau

Pantulan dalam yang lahir dari lapisan nacre tersusun rapi

02

Ukuran

Umumnya 10–15 mm, ukuran yang membuat mutiara laut selatan dikenal

03

Bentuk

Dari round sempurna hingga baroque yang bernilai justru karena keunikannya

04

Warna

Putih, perak, hingga emas alami dari tiram berbibir emas

05

Permukaan

Kebersihan permukaan dari noda, bintik, dan cekungan

06

Ketebalan nacre

Lapisan yang menentukan daya tahan sekaligus kedalaman kilau

IQPL

Indonesia Quality Pearl Label

Mutiara yang memenuhi kriteria ISSP memperoleh IQPL, sertifikasi resmi yang menandai bahwa sebutir mutiara benar-benar Mutiara Laut Selatan Indonesia dengan mutu terbaik. Label ini bukan alat pemasaran semata, melainkan jaminan bahwa nilai yang dibayar pembeli memang ada pada butirnya.

Disarikan dari Mutiara Laut Selatan Penghela Ekonomi Biru Kepulauan Nusantara (Bengen dkk.) dan Mutiara: Kajian Sains, Sejarah, dan Peradaban (Mamangkey).

03Membedakan

Mutiara laut selatan dan mutiara air tawar

Keduanya sah disebut mutiara, dan keduanya punya pasarnya sendiri. Yang merugikan pembeli adalah ketika yang satu dijual sebagai yang lain.

Mutiara laut selatan

  • Tiram Pinctada maxima, di laut
  • Umumnya 9-16 mm, ukuran khas Indonesia 10-15 mm.
  • Nakre tebal, tumbuh berlapis selama bertahun-tahun.
  • Dua sampai empat tahun setelah penyisipan inti.
  • Satu tiram menghasilkan satu butir per siklus.

Mutiara air tawar

  • Kerang air tawar, di danau, sungai, atau kolam
  • Umumnya lebih kecil, meski ada yang berukuran besar.
  • Sering tanpa inti, sehingga hampir seluruhnya nakre.
  • Umumnya lebih singkat daripada mutiara laut.
  • Satu kerang dapat menghasilkan banyak butir sekaligus.

Cara memeriksa sebelum membeli

  1. 01Tanyakan jenis dan asal usulnya, dan minta keterangan tertulis dari penjual.
  2. 02Perhatikan keseragaman: satu untai mutiara air tawar cenderung sangat seragam karena dipanen berkelompok.
  3. 03Untuk pembelian bernilai besar, minta hasil uji laboratorium gemologi. Inti pada mutiara laut terlihat lewat pencitraan sinar-X.

Panduan ini sengaja umum. ASBUMI tidak menilai keaslian butir tertentu dan tidak menjual mutiara; untuk penilaian resmi, gunakan laboratorium gemologi.