Empat belas provinsi, satu untaian
Sentra budidaya membentang dari Sumatera hingga Papua, mengikuti perairan yang masih bersih. Urutannya barat ke timur, seperti untaian yang dironce sepanjang khatulistiwa.
Sebaran lokasi budidaya menurut data ASBUMI 2023 · urutan barat ke timur
Kenapa sebarannya begini
Budidaya mutiara menuntut perairan bersih, hangat, dan berarus lembut, sehingga lokasinya cenderung menjauh dari pusat kegiatan ekonomi. Sebagian besar sentra kini berada di Indonesia bagian tengah dan timur. Di wilayah barat, budidaya hanya bertahan di beberapa titik dengan jumlah usaha yang jauh lebih sedikit.
provinsi
anggota tercatat

Daftar wilayah
Salah satu kawasan tempat budidaya tiram mutiara mulai dikembangkan pada awal abad ke-20.
Perairan Banyuwangi dan Madura.
Buleleng, Karangasem, dan Negara.
Perairan yang paling banyak menghasilkan mutiara laut selatan. Lombok dikenal sebagai Pulau Mutiara.
Labuan Bajo, Maumere, Larantuka, Alor, dan Kupang.
Kepulauan Banggai.
Perairan Manado dan Bitung.
Pulau Buton, tempat percobaan budidaya mutiara pertama di luar Jepang dilakukan sekitar 1928.
Pulau Halmahera dan Morotai.
Kepulauan Aru, Seram, dan Banda. Dobo di Aru adalah pusat perdagangan mutiara sejak abad ke-19.
Kepulauan Raja Ampat, perairan dengan biodiversitas terkaya di dunia.
Provinsi tanpa keterangan tambahan tercatat dalam peta sebaran ASBUMI, namun sumbernya tidak memuat rincian lokasi. Kami memilih membiarkannya kosong daripada mengarang.